Konsep Struktur Data


ALGORITMA

  • Algoritma berasal dari kata algorism.
  • Kata algorism berasal dari nama penulis buku Arab yang terkenal, yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa al-khuwarizmi (al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi algorism).
  • Perubahan dari kata algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, akhirnya akhiran –sm menjadi -thm.

DEFINISI ALGORITMA

    Algoritma adalah urutan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu persoalan -Munir (2016). Setiap langkah harus dapat dikerjakan dan mempunyai efek tertentu.

    Algoritma merupakan logika, metode dan tahapan (urutan) sistematis yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan. Dalam ilmu matematika dan komputer, pengertian algoritma merupakan prosedur dari beberapa langkah demi langkah untuk penghitungan.

    Algoritma dipakai untuk penghitungan, penalaran otomatis, dan pemrosesan data. Pengertian algoritma ialah suatu metode yang efektif diekspresikan sebagai rangkaian yang terbatas dari beberapa instruksi yang telah dijelaskan dengan baik guna menghitung sebuah fungsi.

ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA

    Struktur data dan algoritma sangat berhubungan satu sama lain dalam sebuah program. 

    Algoritma adalah langkah terencana yang menjelaskan pemecahan suatu masalah dalam jangka waktu tertentu. Program akan menjadi lebih buruk jika struktur data dan algoritma yang salah dipilih, dan sebaliknya akan benar. Memecahkan masalah yang mungkin lebih dari satu memerlukan struktur data dan algoritma. 

    Struktur data adalah cara mengumpulkan dan mengatur data sehingga kita dapat melakukan operasi padanya dengan efektif. Struktur Data adalah tentang merender elemen data dalam beberapa hubungan, untuk organisasi dan penyimpanan yang lebih baik.

JENIS-JENIS STRUKTUR DATA

  • Struktur data linier: merupakan salah satu jenis struktur data di mana elemen data diatur atau disusun dalam satu dimensi. Contoh dari struktur data jenis ini adalah list, queue, dan stack.
  • Struktur data non-linier: struktur data yang disusun dalam dimensi one-to-many, many-to-one dan many-to-many. Contoh dari struktur data jenis ini adalah tree, graph, dan table.
Berikut adalah beberapa contoh struktur data yang populer digunakan:

  1. Array: Kumpulan item data yang disimpan di lokasi memori yang berdekatan. Tujuannya adalah untuk menyimpan beberapa item dari jenis yang sama secara bersama-sama.
  2. Linked List: Struktur data jenis linier. Yang membedakan dengan Array adalah elemen linked list tidak disimpan di lokasi yang berdekatan melainkan dihubungkan menggunakan pointer.
  3. Stack: Struktur data linier yang mengikuti urutan tertentu di mana operasi dilakukan. Urutannya yaitu LIFO (Last In First Out), data yang masuk terakhir adalah yang akan keluar lebih dulu dan FILO (First In Last Out), yang pertama masuk akan keluar paling terakhir.
  4. Queue: struktur data linier yang mengikuti urutan operasi First In First Out (FIFO) atau elemen data yang lebih dulu ditambahkan juga akan keluar lebih dulu. Dalam struktur queue, item dimasukkan di satu ujung dan dihapus dari ujung lainnya dan menghapus item yang paling lama ditambahkan.
  5. Tree: Struktur data hierarkis. Binary tree adalah jenis struktur tree di mana setiap node memiliki paling banyak dua child, yang disebut sebagai left child dan right child. Binary tree seringkali diimplementasikan menggunakan link.
  6. Graph: Struktur data yang terdiri dari kumpulan simpul berhingga untuk menyimpan data dan antara dua buah simpul terdapat hubungan saling keterkaitan. Graph merepresentasikan kumpulan objek dimana pasangan dari objek terhubung oleh sebuah link.
  7. Hash Table: Struktur data yang dirancang menggunakan fungsi khusus yang disebut fungsi hash. Fungsi hash digunakan untuk memetakan nilai yang diberikan dengan kunci tertentu untuk akses elemen yang lebih cepat. Efisiensi pemetaan tergantung pada efisiensi fungsi hash yang digunakan.
SYARAT-SYARAT PENAMAAN VARIABEL:
    1. Tidak boleh diawali dengan angka.
        contoh: 3example (salah)
        solusi: example3 atau tigaexample
    2. Tidak boleh menggunakan spasi.
        contoh: total harga (salah)
        solusi: total_harga atau totalHarga
    3. Tidak boleh menggunakan simbol khusus (kecuali underscore "-")

TIPE DATA:
  • Integer: Menampung bilangan bulat. Contoh: 123
  • Real: Menampung bilangan pecahan atau desimal. Contoh: 2.4
  • String: Menampung deretan karakter atau teks. Contoh: 'Hello World'
  • Char: Hanya bisa menampung 1 karakter. Contoh: 'A'
OPERATOR ARITMETIKA:
  • Penjumlahan (+)
  • Pengurangan (-)
  • Perkalian (*)
  • Pembagian bilangan pecahan (/) dan pembagian bilangan bulat (div)
  • Sisa bagi (mod)
OPERATOR RELASIONAL/ HUBUNGAN:
  • Lebih kecil dari (<)
  • Lebih kecil dari sama dengan (<=)
  • Lebih besar dari (>)
  • Lebih besar dari sama dengan (>=)
  • Sama dengan atau setara (=)
  • Tidak sama dengan (<>)

Post a Comment